Modul MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Buku Modul Buku Informasi Buku Penilaian

Modul MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Buku Modul Buku Informasi Buku Penilaian. indonesiakompeten.id. Kali kami sajikan modul TIK terbaru tahun 2018 dengan judul memasang kabel jaringan dengan kode modul J.611000.009.02. Beberapa cuplikan isi modul dapat anda lihat pada ringkasan modul berikut:


Modul MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Buku Modul Buku Informasi Buku Penilaian

Adapun tujuan mempelajari unit kompetensi melalui buku informasi Memasang
Kabel Jaringan ini guna memfasilitasi peserta latih sehingga pada akhir pelatihan
diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Merencanakan pengkabelan horizontal yang meliputi kegiatan memahami
prosedur instalasi jaringan yang aman, memahami cara membuat diagram jalur
perkabelan, memahami cara menentukan jadwal dan urutan penyelesaian
pekerjaan;
2. Menginstalasi pengkabelan horizontal yang meliputi kegiatan memahami cara
memasang soket RJ-45 pada dinding di wiring closet, mengerti cara memasang
perangkat dalam wiring closet, memahami cara memasang terminal utama
(main distribution frame) atau terminal cabang (intermediate distribution
frame) jika dibutuhkan, memahami cara menyiapkan jalur kabel, mengerti cara
pemberian label kabel yang benar;
3. Membuat dokumentasi pengkabelan horizontal yang meliputi kegiatan
memahami menggambar topologi fisik jaringan, memahami cara menggambar
topologi fisik jaringan, memahami kaidah pencatatan outlet dan jalur kabel,
memahami cara mendokumentasi perangkat, MAC address, dan IP address.

1. Prosedur Instalasi Jaringan yang Aman

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat
jaringan lainnya yang bekerja bersama – sama untuk mencapai suatu tujuan yang
sama. Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan
komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta
layanan tersebut klien dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server).
Untuk melakukan prosedur instalasi jaringan, maka kita harus menyiapkan
peralatan yang dibutuhkan, seperti :
 Kompas dan peta topografi
 Penggaris dan busur derajat
 Pensil, penghapus dan alat tulis
 GPS, altimeter, klinometer
 Kaca pantul dan teropong
 Radio komunikasi (HT)
 Orinoco PC Card, pigtail dan PCI/ISA adapter
 Multimeter, SWR, cable tester, solder, timah, tang potong kabel
 Peralatan panjat, harness, carabiner, webbing, cows tail, pulley
 Kunci pas, kunci ring, kunci inggris, tang, obeng set, tie rap, isolator gel, TBA,
unibell
 Kabel power roll, kabel UTP straight dan cross, crimping tools, konektor RJ45
 Software AP manager, orinoco client, driver dan AP Utility planet, firmware dan
operating system (NT, W2K, W98/ME, Linux, FreeBSD+utilitynya)

A. Pengetahuan yang Diperlukan dalam Menginstalasi Pengkabelan Horizontal

1. Cara Memasang Socket RJ-45 Pada Dinding Di Wiring Closet
Kabel UTP sebetulnya ada beberapa kategori yaitu kategori 1 – 7 yang sering
digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5. Berikut ini
kegunaan dari kabel kategori 1-7 :
 Cat 1 : sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service)
telephone dan ISDN
 Cat 2 : dipakai untuk token ring network dengan bw 4 mbps
 Cat 3 : dipakai untuk data network dengan frekuensi up to 16 Mhz dan lebih
populer untuk pemakaian 10 mbps
 Cat 4 : Frequensi up to 20 Mhz dan sering dipakai untuk 16 mbps token ring
network
 Cat 5 : Frequensi up to 100 Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan
kecepatan 100 Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet
network.
 Cat 5e : Frequensi dan kecepatan sama dengan cat 5 tetapi lebih support
gigabyte ethernet network
 Cat 6a : kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps
 Cat 7 : di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz

Akan tetapi kita akan lebih fokus pada Konektor RJ – 45. Setelah anda mengetahui
jenis – jenis kabel konektor RJ-45 biar tidak pusing , maka gambar dan berikut ini
akan memperlihatkan konektor RJ-45

Susunan kabel menurut warna pada posisi straight dan posisi cross juga
merupakan salah satu langkah – langkah dalam instalasi konektor RJ-45. Setelah

anda mengetahui alat – alat yang diperlukan untuk pemasangan kabel UTP ke RJ-
45 soket, sekarang ada istilah dalam straight dan crossover dalam pengkabelan

jaringan. Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel
(2 pair). Dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau
menerima data. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh
sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai
haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut
saling melilit dan memiliki warna/stripe yang sama. Menurut standar TIA/EIA–568–
B pasangan kabel yang dipakai adalah pasangan orange – orange putih dan hijau –
hijau putih. Sementara pin yang dipakai delapan pin yang dimiliki oleh RJ-45 yang
terpakai adalah pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk
transfer dan recieve data.

urutan kabel straight dan cross
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP ke kepala RJ-45 adalah sebagai berikut :
 Pastikan kabel telah cukup panjang untuk dihubungkan ke perangkat jaringan.
 Setelah itu, kupas kulit luar kabel UTP. Pastikan tidak memotong kabel bagian
dalam UTP.
 Kupas kira-kira sepanjang 3-5 cm.
 Setelah itu, urutkan kabel UTP tersebut, lenturkan dengan cara memisahkan
lilitan kabel, dan urutkan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya untuk kabel
stright, maka urutan kabelnya adalah, Putih-orange, orange, putih-hijau, biru,
putih-biru, hijau, putih-coklat, coklat. Dan begitu juga di ujung kabel UTP.

Sedangkan pada kabel cross, di ujung kabel satunya lagi urutannya yaitu putih-
hijau, hijau, putih-orange, biru, putih-biru, orange, putih-coklat, coklat.

 Setelah kabel di urutkan dan di lenturkan, maka langkah selanjutnya adalah
memotong ujung dari kabel-kabel tersebut, agar sama rata ujungnya.
 Setelah diratakan ujung kabel-kabel terserbut, pasangkan ke kepala RJ-45.
Pastikan kepala RJ-45 terbalik.
 Dan setelah ditancapkan ke RJ-45, pastikan untuk menancapkan kabel-kabel
tersebut dengan kuat.
 Setelah itu gunakan Crimping tool untuk menekan kepala RJ45 yang telah
ditancapkan ke kabel tersebut. Pastikan menekan crimping tool tersebut
dengan kuat.
 Setelah itu lakukan testing dengan menggunakan kabel tester. Colok di kabel
tester, dan diujung kabel satu lagi juga di colokan.
 Nyalakan kabel tester tersebut. Jika menggunakan kabel straight, maka di tiap
lampu pada kabel tester akan menyala semua. Sedangkan jika manggunakan
kabel cross, maka di ujung satu lagi, urutan yang menyala adalah 1-3, 2-6, 3-1,
4-4, 5-5, 6-2, 7-7, 8-8.

MENGINSTALASI PENGKABELAN HORIZONTAL

A. Tugas Teori
Perintah Tugas : Jawablah soal di bawah ini pada kertas yang tersedia
Waktu Penyelesain Tugas : 30 menit
Soal Tugas :
1. Sebutkan 3 kegunaan dari kabel kategori 1-7.
Jawaban:
1. ................................................................................................................
2. ................................................................................................................
3. ................................................................................................................
2. Sebutkan urutan warna kabel straight.
Jawaban:
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
3. Sebutkan urutan warna kabel crossover.
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
4. Jelaskan secara singkat cara pemberian label kabel.
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................


B. Tugas Praktik
1. Elemen Kompetensi : Menginstalasi Pengkabelan Horizontal
2. Waktu Penyelesain : 90 menit
3. Capaian Unjuk Kerja :
Setelah menyelesaikan Menginstalasi Pengkabelan Horizontal mampu:
a. Memasang soket RJ-45 pada dinding di wiring closet
b. Memasang perangkat dalam wiring closet
c. Memasang terminal utama (main distribution frame) atau terminal cabang
(intermediate distribution frame) jika dibutuhkan
d. Menyiapkan jalur kabel
e. Melakukan pelabelan dengan benar
5. Indikator Unjuk Kerja (IUK):
a. Mampu soket RJ-45 pada dinding di wiring closet.
b. Mampu memasang perangkat dalam wiring closet.
c. Mampu memasang terminal utama (main distribution frame) atau terminal
cabang (intermediate distribution frame) jika dibutuhkan.
d. Mampu menyiapkan jalur kabel.
e. Mampu melakukan pelabelan dengan benar.

Essay

1. Apa kegunaan dari switch?
2. Sebutkan unsur yang menentukan jenis suatu LAN atau WAN.
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan STP.
4. Apa fungsi dari Main Distribution Frame.
5. Apa yang dimaksud dengan wiring hub.

Jawaban Essay

1. Yang dimaksud dengan switch adalah perangkat jaringan yang bekerja dilapisan
data link, mirip dengan bridges, berfungsi menghubungkan banyak segmen LAN ke
dalam satu jaringan yang lebih besar.
2. Unsur yang menentukan jenis suatu LAN atau WAN adalah:
 Topologi
 Media transmisi
 Teknik Medium Access Control
3. Yang dimaksud dengan STP adalah sebuah kabel dengan kawat lebih besar dan
diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah pangguan interferensi.
4. Fungsi dari Main Distribution Frame adalah sebuah tempat terminasi kabel yang
menghubungkan kabel saluran pelanggan dari sentral telepon dan jaringan kabel
yang menuju ke terminal pelanggan.
5. Yang dimaksud dengan wiring hub adalah sekumpulan switch yang saling
berhubungan terdiri dari modul-modul untuk koneksi ke switch eksternal di dalam
sebuah koneksi yang melekat.

Download Modul MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Buku Modul Buku Informasi Buku Penilaian

04. MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Kerja.pdf
05. MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Penilaian.pdf
02. MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Modul.pdf
03. MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Informasi.pdf

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Modul MEMASANG KABEL JARINGAN J.611000.009.02 Buku Modul Buku Informasi Buku Penilaian"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel