ELM.UM01.011.01 MEMBACA DAN MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF

ELM.UM01.011.01 MEMBACA DAN MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF

Teori Komponen Elektronika

Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemui suatu alat yang mengadopsi
elektronika sebagai basis teknologinya contoh ; Di rumah sering melihat televisi,
mendengarkan lagu melalui tape atau CD, mendengarkan radio, berkomunikasi
dengan telephone. Di kantor kita menggunakan computer, mencetak dengan
printer, mengirim pesan dengan faximile, berkomunikasi dengan telephone. Di
pabrik kita memakai alat deteksi, mengoperasikan robot perakit dan sebagainya.
Dari semua diatas kita dapat membuktikan bahwa pada zaman sekarang ini kita
tidak akan lepas dari perangkat yang menggunakan elektronika sebagai dasar
teknologinya.
Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika seperti diatas biasanya
disebut peralatan elektronika (electronic devices)

Elektronika merupakan ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang
dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan
listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel,
semikonduktor dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini
merupakan cabang ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit
elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik computer dan ilmu teknik
elektronika dan instrumentasi.
Elektronika mempunyai 2 komponen diantaranya, yaitu :
1. Komponen Pasif
Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya
tidak membutuhkan sumber tegangan atau sumber arus tersendiri. Komponen
pasif pada umumnya digunakan sebagai pembatas arus, pembagi tegangan,
tank circuit dan filter pasif. Komponen pasif terdiri dari Hambatan atau
Tahanan, Kapasitor atau Kondensator, Induktor atau kumparan. Komponen
pasif menggunakan bahan konduktor/penghantar.
2. Komponen Aktif
Komponen aktif merupakan komponen yang tidak dapat bekerja tanpa ada
sumber tegangan. Komponen aktif terdiri dari Dioda, Transistor, Thyristor dan
Komponen Optik. Komponen aktif menggunakan bahan semikonduktor.
Pada pembuatan rangkaian elektronika diperlukan peralatan seperti obeng,
tang, bor dan sebagainya dan juga papan sirkuit yang digunakan untuk
tempat menempelnya komponen elektronika (seperti PCB, Wisboard dan
sebagainya).
Komponen elektronika yaitu benda-benda yang berhubungan dengan
elektronika. Simbol yang digunakan pada skema menggambarkan komponen
dan penghubung pada rangkaian, tetapi sekali lagi bahwa simbol tidak
memperlihatkan bentuk fisik atau ukuran nyata dari komponen.
Pada konstruksi fisik sebuah komponen selalu mewakili dari simbol yang
sudah ditetapkan secara internasional, dalam hal ini jumlah kaki. Bila pada
simbol ada dua terminal, maka pada kontruksinya harus berjumlah dua.
Untuk komponen-komponen yang pasif seperti tahanan, kapasitor dan
induktor yang dipasang secara sendiri, kita tidak akan mengalami kesulitan
dalam membaca kontruksinya. Namun untuk komponen yang komplek, rumit
dan komponen aktif seperti integrated circuit (IC), maka kita harus mengerti
cara pembacaan komponen tersebut
ELM.UM01.011.01 MEMBACA DAN MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF

Jenis-jenis Resistor, Kode Warna dan Tanda Lain pada Resistor

Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain untuk menahan
arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai
tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir,
berdasarkan Hukum Ohm :
Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik,
dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor
dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi
(kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat
dihantarkan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan
induktansi.
Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak,
bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit,
kebutuhan daya resistor harus cukup dan disesuaikan dengan kebutuhan arus
rangkaian agar tidak terbakar.
Tahanan listrik adalah suatu perlawanan yang menghambat atau menahan arus
listrik yang mengalir. Adapun besarnya tahanan listrik diukur dengan satuan
listrik yaitu George Simon Ohm.
“ Satu Ohm (1 Ω) adalah besarnya perlawanan listrik sebuah kolom air raksa
dengan penampang yang serba sama (homogen) yang panjangnya 106,3 cm
dan luas penampangnya 1 mm2 pada suhu 00C ”.

Adapun tujuan dari pembuatan tahanan:
1. Menahan sebagian arus listrik agar sesuai dengan kebutuhan suatu
rangkaian elektronika.
2. Membagi tegangan.
3. Membangkitkan frekuensi tinggi dan frekuensi rendah dengan bantuan
transistor dan kondensator (kapasitor)
4. Sebagai elemen pemanas pada alat-alat listrik misalnya filamen pada
seterika.
5. Menurunkan tegangan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh rangkaian
elektronika.
a. Jenis-jenis Resistor
Pada dasarnya, resistor hanya ada dua jenis, yakni resistor tetap (fixed
resistor) dan resistor tidak tetap (variable resistor).
Resistor
Resistor Tetap (Fixed Resistor):
1. Resistor Kawat
2. Resistor Batang Karbon
3. Resistor Keramik atau Porselin
4. Resistor Film Karbon
5. Resistor Film Metal
Resistor Tidak Tetap (Variable Resistor):
1. Potensiometer
2. Potensiometer Geser
3. Trimpot
4. NTC dan PTC
5. LDR
Untuk resistor tetap, ciri - cirinya adalah nilai resistansinya tidak dapat diubah
ubah karena pabrik pembuatnya telah menentukan nilai tetap dari resistor
tersebut.
Sedangkan, untuk variable resistor, ciri - cirinya adalah nilai resistansinya dapat
berubah-ubah, bisa jadi dirubah dengan sengaja atau berubah sendiri karena
pengaruh lingkungan. Dengan demikian, sebagian resistor variabel dapat kita
tentukan besar resistansinya.

Modul ELM.UM01.011.01 MEMBACA DAN MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF bisa anda dapatkan melalui link berikut

buku informasi.pdf buku kerja.pdf buku penilaian.pdf modul.pdf

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "ELM.UM01.011.01 MEMBACA DAN MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel